Jaminan Ridwan Kamil: Perbanyak Guru Kristen hingga Sekolah Akhir Pekan

Jakarta – Pasangan calon gubernur lalu duta gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, berjanji menimbulkan inisiatif yang tersebut adil untuk semua agama jikalau beliau memenangi pemilihan gubernur DKI Jakarta 2024. Adapun inisiatif yang digunakan adil itu mencakup semua kalangan.
Mantan gubernur Jawa Barat ini, berikrar pula untuk tiada membeda-bedakan antaragama dalam Jakarta. Dia menegaskan setiap agama mendapatkan acara yang dimaksud setara dari pemerintah, jikalau Ridwan Kamil-Suswono melaju sebagai pemenang di Pilkada.
“Program juga diadilkan, ada sekolah Akhir Pekan sebagai bagian alternatif dari Magrib Mengaji. Ada pergi ke Yerusalem atau tanah-tanah suci sebagai kesetaraan dengan marbot ke tanah suci Mekah, dan juga lain sebagainya,” ujar Ridwan Kamil, ketika ditemui di dalam Kelapa Gading, Ibukota Indonesia Utara, Jumat, 11 Oktober 2024.
Pria yang mana akrab disapa Emil ini, turut menjanjikan akan datang memperbanyak tenaga pengajar agama Kristen di dalam Jakarta. Dia memaparkan ini di hadapan Ketua Umum Persekutuan Gereja Gereja Pantekosta Indonesi (PGPI), Pendeta Jason Balompapueng, dalam kantor pusat PGPI di Kelapa Gading.
Kehadiran Ridwan Kamil lalu Suswono ke PGPI mendapat sambutan yang baik. Dia mendapat dukungan dari pimpinan PGPI untuk melaju di pemilihan gubernur Jakarta. Menurut PGPI, pemimpin Ibukota Indonesia haruslah sosok yang dimaksud mampu melindungi kerukunan umat beragama juga memberi rasa aman kemudian santai untuk semua warganya.
“Kami PGPI mengupayakan penuh sebab kami memperkuat calon yang mana juga didukung oleh presiden Indonesia. Jadi visi kemudian programnya sangat baik, membuktikan Ibukota Indonesia akan lebih lanjut aman, ramah, dan juga rukun toleransinya,” kata Jason yang mana ditemui seusai menjamu Ridwan Kamil-Suswono.
Adapun harapan PGPI, kata Jason, pasangan nomor urut 1 itu mampu mengatur Ibukota dengan lebih besar aman juga lebih besar adil dalam masa mendatang. Dia turut memuji sosok Ridwan Kamil kala mengawasi Jawa Barat, yang digunakan dianggapnya sangat toleran terhadap semua agama dalam wilayah tersebut.
Artikel ini disadur dari Janji Ridwan Kamil: Perbanyak Guru Kristen hingga Sekolah Minggu





