Hasto Kristiyanto Didampingi 12 Pengacara Lawan KPK dalam Sidang Praperadilan

JAKARTA – Pengadilan Negeri Ibukota Selatan akan menyelenggarakan sidang perdana praperadilan yang diajukan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada Selasa (21/1/2025). Gugatan ini terkait Hasto yang tersebut keberatan ditetapkan terdakwa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).
Ketua DPP PDIP Lingkup Reformasi Hukum Ronny Talapessy menyatakan, pihaknya sudah ada siap melawan KPK di praperadilan tersebut. Bahkan, belasan pengacara disiapkan.
“Kami regu hukum sudah ada siap. Total ada 12 pengacara yang mana akan bergabung bersidang,” kata Ronny melalui keterangan tertulisnya yang tersebut diambil Selasa (21/1/2025).
Ronny tiada menjelaskan secara detail dari identitas pengacara yang dimaksud dimaksud. Ia semata-mata menyebutkan, Todung Mulya Lubis ditunjuk untuk mengatur belasan pengacara tersebut.
“Terkait bukti, semua telah kita siapkan juga akan kita ungkapkan di persidangan,” ujarnya.
“Kepada keluarga besar PDI Perjuangan, agar tetap saja tenang. Kita sama-sama hormati kemudian taat hukum. Kita sama-sama berjuang pada jalan hukum, untuk membuktikan bahwa apa yang selama ini dituduhkan untuk Sekjen PDI Perjuangan Mas Hasto Kristiyanto adalah tidaklah benar,” sambungnya.
Sebelumnya, Hasto Kristiyanto mengajukan gugatan praperadilan usai ditetapkan dituduh oleh KPK. Diketahui, KPK menetapkan Hasto sebagai dituduh dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR kemudian perintangan penyidikannya.
Gugatan tersebut, Hasto ajukan ke Pengadilan Negeri DKI Jakarta Selatan pada 10 Januari 2025. “PN Ibukota Selatan pada hari hari terakhir pekan tanggal 10 Januari 2025 telah lama menerima permohonan praperadilan yang diajukan oleh Pemohon Hasto Kristiyanto kemudian sebagai pihak Termohon yaitu KPK RI,” ujar Pejabat Humas PN DKI Jakarta Selatan Djuyamto pada Hari Jumat (10/1/2025).
Gugatan Hasto ini terdaftar dengan nomor 5/Pid.Pra/2025/PN.Jkt.Sel. Djuyamto sudah pernah ditunjuk sebagai Hakim Tunggal di gugatan tersebut. Adapun, sidang perdana akan dilakukan pada Selasa (21/1/2025).






