Sebulan, Polri Sita 2 Ton Sabu kemudian Ganja Senilai Rp2,88 Billion

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya berhasil menyita sebanyak 1,19 ton sabu serta 1,19 ton ganja . Total barang bukti uang yang mana disita senilai Rp2,88 triliun.
“Pokja penegakan hukum bahwa selama satu bulan ini kami sudah memproses 3.608 perkara dengan mengamankan kurang tambahan 3.965 terdakwa dan juga barang bukti senilai Rp2,88 triliun,” kata Sigit usai Rapat Kesepahaman (Rakor) Desk Pemberantasan Narkoba di dalam Mabes Polri, Ibukota Indonesia Selatan, Kamis (5/12/2024).
Selain menyita barang bukti itu, Sigit mengatakan, pihaknya juga turut mengamankan dana Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait persoalan hukum narkoba.
“Terdiri dari sabu 1,19 ton, ganja 1,19 ton, obat keras 2 jt 200 butir lebih, happy five kurang lebih tinggi 1.163.210 butir, ekstasi 370.868 butir, hashish 132 kilogram, tembakau gorila 12.576 gram, kokain 251,3 gram, ketamin 194 gram,” katanya.
“Kemudian kami juga melakukan proses TPPU terkait dengan pengungkapan yang kita laksanakan, khususnya terkait dengan pengedar besar. Ada 5 laporan polisi yang tersebut pada waktu ini kita proses dengan tidaklah pedana pencucian uang kemudian sampai ketika ini total aset yang mana mampu kita amankan sekitar Rp126,84 miliar,” sambungnya.
Proses ini, kata Sigit, masih terus berlangsung, guna memverifikasi seluruh dana yang terafiliasi dengan proses pencucian uang, dapat diamankan.
“Kemudian juga kita melaksanakan kegiatan rehabilitasi. Ada 469 orang pengguna narkoba yang digunakan ketika ini kami lakukan rehabilitasi,” katanya.
“Tentunya ini dijalankan berdasarkan assessment dari BNN, kemudian dari kejaksaan juga diputuskan oleh pengadilan untuk menurunkan beban total napi narkoba yang tersebut memang sebenarnya pada waktu ini tadi dilaporkan mayoritas rata-rata berasal dari pengguna dan juga pengedar narkoba,” katanya.






