China akan tindakan tegas penyalahgunaan teknologi Teknologi AI

Beijing – China akan menindak tegas penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence melalui kampanye yang mana akan dilaksanakan di dua tahap.
Menurut surat edaran yang dikeluarkan oleh Kantor Komisi Urusan Ruang Siber Pusat (Central Cyberspace Affairs Commission) lalu dipublikasikan pada Rabu (30/4), kampanye tahap pertama akan berfokus pada penguatan pengelolaan sumber-sumber terkait, di antaranya penghapusan perangkat lunak Teknologi AI yang tidaklah sah.
Kemudian peningkatan regulasi terhadap konten yang dimaksud dihasilkan oleh Artificial Intelligence juga teknologi terkait, dan juga memacu jaringan daring untuk meningkatkan kemampuan dia pada mengidentifikasi lalu memverifikasi pelanggaran.
Tahap kedua akan berusaha mencapai isu-isu spesifik seperti pemanfaatan Teknologi AI untuk menghasilkan lalu menyebarkan rumor, informasi keliru, konten asusila, peniruan identitas, dan juga kasus-kasus "perundungan atau provokasi daring" (internet trolling).
Tahap ini juga akan difokuskan pada penghapusan konten ilegal juga berbahaya, dan juga memberikan sanksi terhadap pelanggaran yang dimaksud direalisasikan oleh akun-akun terkait, organisasi jaringan multisaluran (multi-channel network/MCN), kemudian beraneka platform digital daring, menurut surat edaran tersebut.
Artikel ini disadur dari China akan tindak tegas penyalahgunaan teknologi AI






