PSSI Tunjuk Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor Timnas Indonesia

JAKARTA – PSSI resmi menunjuk Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor untuk Timnas Indonesia . Pemberitahuan ini disampaikan melalui kanal resmi PSSI pada Selasa (25/22025), menandai langkah besar federasi di meningkatkan kualitas regu nasional. Cruyff, yang tersebut pernah menjabat sebagai Direktur Teknik Barcelona, diharapkan mengakibatkan pengalaman kemudian wawasan taktik kelas dunia untuk membantu pengembangan sepak bola Indonesia.
PSSI kelihatannya yakin bahwa penunjukan Cruyff merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan prestasi Timnas Indonesia di dalam level internasional.
Jordi Cruyff bukanlah nama asing di area dunia sepak bola. Putra dari legenda Belanda, Johan Cruyff, ini memiliki pengalaman melatih tim-tim seperti Maccabi Tel Aviv, Chongqing Lifan, hingga Timnas Ekuador. Pada 2021, ia kembali ke Barcelona sebagai Direktur Teknik kemudian menjadi bagian dari manajemen yang tersebut membantu klub menghadapi masa transisi. Kini, dengan pengalamannya yang digunakan luas, Cruyff diharapkan dapat memberikan saran strategis di pengembangan Timnas Indonesia, baik dari segi taktik, pembinaan usia muda, hingga penguatan struktur tim.
Meskipun posisinya sebagai Technical Advisor belum sepenuhnya dijelaskan secara rinci oleh PSSI, peran yang disebutkan kemungkinan besar akan mencakup evaluasi inisiatif latihan, rekomendasi kebijakan teknis, juga koordinasi dengan ahli utama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Dengan program besar seperti Piala Asia U-23 2024 dan juga kualifikasi Piala Global 2026, peluncuran Cruyff diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
Penunjukan Jordi Cruyff ini mendapat beragam respons dari pecinta sepak bola Tanah Air. Banyak yang berharap bahwa pengalaman Cruyff sanggup menyebabkan Timnas Indonesia ke level yang mana tambahan tinggi, sementara sebagian lainnya menanti bagaimana implementasi kebijakan dan juga pengaruhnya terhadap permainan Garuda. Dengan masuknya sosok berpengalaman seperti Cruyff, PSSI kembali menunjukkan keseriusan di mendirikan sepak bola nasional untuk bersaing di tempat level internasional.






