Belum Ketemu Pembeli yang Tepat, Trump Perpanjangan Batas Waktu TikTok

NEW YORK – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan pada hari Kamis bahwa ia “mungkin” akan menunda batas waktu transaksi jual beli perangkat lunak media sosial milik China, TikTok.
“Kami masih punya waktu setidaknya satu bulan lagi, jadi kami tidak ada butuh perpanjangan. Namun, apabila saya perlu memperpanjangnya, saya mungkin saja akan memperpanjangnya.”
“Kami mempunyai sejumlah pihak yang mana tertarik dengan TikTok. Dan Tiongkok akan memainkan peran, jadi mudah-mudahan merekan akan menyetujui kesepakatan itu, tetapi merekan akan tetap saja terlibat,” katanya untuk wartawan di tempat Ruang Oval seperti dilansir dari Anadolu, hari terakhir pekan (7/8/2025).
Setelah diambil sumpah jabatan pada tanggal 20 Januari, Trump mengesahkan perintah eksekutif untuk menangguhkan larangan aplikasi mobile selama 75 hari.
Dia sekarang mencoba menemukan solusi yang digunakan dapat melindungi keamanan nasional sambil mempertahankan jaringan yang digunakan oleh 170 jt orang Amerika.
Mahkamah Agung Negeri Paman Sam sebelumnya menguatkan undang-undang yang tersebut melarang TikTok kecuali perusahaan induknya yang berbasis pada China, ByteDance, mengirimkan perangkat lunak tersebut.
- TikTok Luncurkan Feed STEM di tempat Indonesia: Edukasi Sains juga Teknologi untuk Generasi Muda
- Batasi Chip AI, Negeri Paman Sam Tekan Negeri Sakura dan juga Belanda Lepaskan Alat China






