Meghan Markle Ingin Menantang Kerajaan seperti Putri Diana

JAKARTA – Meghan Markle dikabarkan tidak ada ingin patuh pasca bergabung dengan Keluarga Kerajaan. Artis dengan syarat Amarika itu tampaknya tidaklah menyukai hirarki Kerajaan kemudian ingin melakukan segala sesuatunya dengan langkah sendiri.
Dikutip Geo TV, Duchess of Sussex yang mana menikah dengan Pangeran Harry pada 2018 ini ingin mengubah dunia seperti Putri Diana.
Dalam buku terbaru Tom Quinn, Yes Ma’am: The Secret Life of Royal Servants, individu mantan staf Kerajaan menyatakan terhadap The Times akan hal tersebut.
“Meghan benar-benar tiada menyukai hierarki. Banyak aturan yang tersebut tampaknya tidaklah ada gunanya kemudian hanya sekali ada agar status relatif setiap anggota kerajaan senior terlindungi,” tuturnya.
“Dan para anggota kerajaan senior adalah kelompok yang tersebut sangat sensitif — jikalau seseorang mendapat pena emas atau mobil baru, merekan semua menginginkannya. Meghan mengira mereka berperilaku seperti bayi,” kata sumber itu lagi.
Diketahui bahwa Pangeran Harry meninggalkan Keluarga Kerajaan pada 2020 bersatu istri Meghan Markle juga Pangeran Archie dan juga lahir Lilibet di area Amerika.
Kepindahan Pangeran Harry juga Meghan Markle ke Amerika ini berbuntut tak sedap pada keluarga Kerajaan. Pasangan itu menuduh Keluarga Kerajaan bersikap rasial terhadap putra mereka itu lalu secara terbuka mengungkapkan keluhan dia di dalam televisi.
Sementara, Putri Diana dikenal sebagai anggota keluarga kerajaan Inggris yang dimaksud menentang beberapa tradisi kemudian nilai-nilai kerajaan. Ia dikenal sebagai manusia yang mana mempunyai pandangan yang dimaksud lebih banyak modern serta progresif, serta seringkali menentang beberapa kebijakan juga tradisi kerajaan yang digunakan dianggapnya tiada relevan atau tak adil, seperti tradisi kerajaan yang mana memperlakukan perempuan sebagai objek juga tak memberikan mereka hak-hak yang sebanding dengan laki-laki.
Putri Diana adalah pribadi pendukung hak-hak perempuan kemudian seringkali berbicara tentang pentingnya kesetaraan gender juga hak-hak perempuan. Dia juga dikenal sebagai orang yang tersebut mempunyai hubungan yang mana sangat dekat dengan rakyat, lalu seringkali melakukan kunjungan ke berbagai tempat untuk bertemu dengan rakyat serta membantu mereka.






