James Cameron Bikin Avatar 3 Makin Cerdas: Bisa Membuat Darah Anda Mendidih

JAKARTA – Bersiaplah penggemar Avatar! James Cameron menyatakan Avatar 3: Fires and Ash menjadi film Avatar yang dimaksud paling ‘berani’. Sutradara pemenang Academy Award ini berbicara tentang apa yang diharapkan dari film terbaru dari waralaba global tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan Empire Magazine Inggris yang dimaksud dikutipkan people, James Cameron mencatat bahwa tujuan Avatar 3: Fires and Ash bukanlah untuk meniru apa yang mana sudah dilaksanakan pada dua film sebelumnya, tetapi sebaliknya untuk memproduksi “pilihan berani” yang tersebut mungkin saja bukan setiap saat diharapkan.
“Ini hal yang dimaksud sulit. Kita bisa jadi belaka mabuk dikarenakan persediaan kita sendiri dalam sini, serta semua orang yang dimaksud menontonnya [film baru] berkata, F—, itu bukanlah yang digunakan saya harapkan,” kata Cameron.
“Tetapi apabila Anda tiada memproduksi pilihan yang digunakan berani, Anda membuang-buang waktu juga uang semua orang. Itu belaka tiada cukup untuk menciptakan kesuksesan, tetapi itu perlu. Anda harus mendobrak batasan setiap saat,” ucap ia lagi.
Pembuat film itu juga mengungkapkan bahwa penonton dapat menantikan situasi dengan intensitas tinggi, dengan mencatatkan bahwa meskipun mereka itu mungkin saja dibawa ke “tempat yang digunakan tidaklah dia duga,” tempat-tempat itu akan terasa seperti sesuatu yang mana pantas didapatkan.
“Kami punya beberapa adegan aksi yang dimaksud sangat cerdas. Anda bisa jadi menyebabkan darah Anda mendidih pada film ini. Namun, yang tersebut menyebabkan saya bersemangat sebagai individu seniman yang tersebut baru semata berusia 70 tahun kemudian telah dilakukan melakukan semua hal itu adalah tidak hanya sekali kesempatan untuk melakukannya lagi, tetapi juga untuk mencapai tingkat karakter juga intrik yang dimaksud belum pernah Anda lihat sebelumnya pada film Avatar,” tutur dia.
Dalam hal jadwal produksi, Cameron mengungkapkan bahwa film yang dimaksud pada “kondisi yang dimaksud kuat” — khususnya jikalau dibandingkan dengan film Avatar sebelumnya, Avatar: The Way of Water.
“Kami telah terjadi menggandakan jumlah agregat pengambilan gambar yang tersebut diselesaikan pada tahap ini daripada yang kami lakukan pada film kedua [dan] film-film yang dimaksud berdurasi hampir sama. Jadi, itu menimbulkan kami terpencil lebih banyak maju, yang digunakan sejujurnya, belum pernah saya alami sebelumnya,” kata James Cameron
“Kami sudah ada sampai pada titik di dalam mana kami benar-benar menjadi ahli di hal ini,” katanya sambil tertawa.






