Ekonomi

Pusat Angka Lanjutan dalam Nongsa Digital Park Resmi Diluncurkan

JAKARTA – Sinar Primera bersatu Gaw Capital Partners meluncurkan Golden Digital Gateway, pusat data kolokasi canggih yang digunakan bersifat carrier-neutral dalam Nongsa Digital Park, Batam. Peluncuran ini menandai langkah besar pada menguatkan infrastruktur digital Indonesia lalu menjadi tahap pertama dari pengembangan dua fase yang telah terjadi direncanakan.

Pusat data ini menawarkan konektivitas latensi rendah ke Singapura dengan waktu transmisi kurang dari 2 milidetik. Hal ini memberikan akses data yang dimaksud mulus lalu andal bagi para pelanggan, juga solusi teknologi terbaik untuk memenuhi keinginan bisnis.

Terletak di dalam Kawasan Kondisi Keuangan Khusus, pusat data ini tiada hanya saja menjanjikan stabilitas kemudian skalabilitas tinggi, tetapi juga efisiensi biaya operasional yang tersebut signifikan. Dengan keunggulan ini, Golden Digital Gateway menjadi gerbang strategis bagi perusahaan yang digunakan ingin memperluas jangkauan ke lingkungan ekonomi Asia Tenggara yang terus berkembang.

Pusat Informasi Maju dalam Nongsa Digital Park Resmi Diluncurkan

Gaw Capital Partners berjanji untuk menghadirkan pusat data berkelanjutan yang dimaksud mengoptimalkan sumber daya juga mengempiskan emisi karbon. Kerjasama ini bertujuan menciptakan kesempatan penanaman modal berkelanjutan lalu mendefinisikan ulang standar pusat data di area Indonesia.

“Keberhasilan penyelesaian pusat data ini pada waktu kurang dari sembilan bulan merupakan bukti komitmen kami menghadirkan infrastruktur digital canggih pada Indonesia,” ujar Managing Director Gaw Capital Kok Chye Ong,
dalam siaran pers, Kamis (20/2/2025).

Sementara, Head of Sinar Primera Group Hong Kah Jin mengatakan, diperkenalkan pusat data ini membuka kesempatan baru bagi perusahaan yang tersebut membutuhkan infrastruktur IT berkelas dunia dengan biaya lebih tinggi kompetitif dibandingkan Singapura.

Pada tahap pertama, pusat data ini sudah memenuhi standar Tier III dengan kapasitas IT sebesar 5,2 MW. Ke depan, tahap kedua akan memperluas kapasitas hingga 20 MW untuk memenuhi permintaan yang dimaksud terus meningkat.

Related Articles

Back to top button