Ekonomi

Daftar Lengkap 190 Dapur Pemasok Makan Bergizi Gratis di dalam Seluruh Indonesia

JAKARTA – Rencana makan bergizi gratis menyasar 19,4 jt anak sekolah, ibu hamil, anak balita juga ibu menyusui pada 2025. Selain gratis, menu yang mana disajikan juga bergizi seimbang sesuai dengan nomor kecukupan gizi (AKG) dalam setiap klasifikasi umur penerima.

Tujuannya untuk meningkatkan akses makanan bergizi, meningkatkan prestasi lalu partisipasi penampilan anak sekolah, meningkatkan kesejahteraan petani juga pelaku usaha mikro, kecil lalu menengah (UMKM), dan juga menurunkan kemiskinan. Target penerima MBG tahun 2025 ialah 19,47 jt jiwa. Proyek ini menurut rencana akan terus berlanjut hingga lima tahun ke depan. Ada tiga skema pengolahan makan bergizi gratis yang tersebut disiapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Pertama, BGN menyiapkan dapurnya sendiri.

Kedua, BGN bekerja identik dengan lembaga negara lain, misalnya dengan kodim, polres, serta pemerintah daerah, termasuk badan usaha milik negara (BUMN). Ketiga, BGN bekerja identik dengan swasta.

Di dapur yang dikelola BGN, kementerian/lembaga, dan juga swasta yang disebutkan akan ada tiga aparatur sipil negara (ASN) yang mana ditempatkan di tempat sana. ASN ini berasal dari sarjana penggerak pembangunan. Satu menjadi kepala dapur, satu ahli gizi, lalu satu lagi merupakan akuntan dan juga auditor yang digunakan memegang uang Anggaran Pendapatan juga Belanja Negara (APBN).

Belanja dapur menggunakan konsep actual cost, tanpa memungut margin. Biaya Mata Uang Rupiah 10.000 per porsi merupakan biaya barang baku actual cost kemudian merupakan tarif rata-rata. Bahan-bahan makanan yang mana disiapkan untuk kegiatan makan bergizi gratis berasal dari komoditas lokal.

Sebanyak 190 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur mulai beroperasi hari ini untuk memasok menu Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). SPPG ini merupakan merupakan unit pelaksana kegiatan Makan Bergizi Gratis yang mana bertugas memasok makanan untuk para penerima kegunaan program.

Berdasarkan data dari Badan Gizi Nasional (BGN) ada 190 dapur ini tersebar pada berbagai daerah, tepatnya di dalam 26 provinsi.

Berikut daftar lengkap jumlah agregat titik dapur SPPG setiap kecamatan di dalam setiap provinsi:

1. Aceh

1 titik di dalam Kecamatan Johan Pahlawan, 1 titik di area Kecamatan Tapak Tuan, 1 titik pada Kecamatan Bebesen, 1 titik pada Kecamatan Babussalam, 1 titik di area Kecamatan Peureulak, 1 titik pada Kecamatan Ulee Kareng.

Related Articles

Back to top button