UNRWA: 69% wilayah Kawasan Gaza berada di bawah perintah pengungsian negara Israel

Wilayah Gaza – Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina ke Kawasan Timur Tengah (UNRWA) pada Hari Minggu (20/4) memaparkan bahwa 69 persen wilayah Jalur Kawasan Gaza berada ke bawah perintah bergerak pengungsian oleh Israel.
Tentara negeri Israel mengeluarkan sedikitnya 20 perintah pengungsian antara 18 Maret lalu 14 April, kata UNRWA di sebuah pernyataan pers, seraya menambahkan bahwa badan yang disebutkan "saat ini mengoperasikan 115 tempat penampungan pada seluruh Gaza, yang menampung lebih besar dari 90.000 pengungsi."
Sekitar 420.000 warga Palestina telah dilakukan kembali mengungsi sejak gencatan senjata kolaps pada 18 Maret, kata UNRWA yang mana juga memberi peringatan bahwa situasi kemanusiaan yang telah mengerikan ke Kawasan Gaza semakin menjadi lebih parah sebab serangan tanah Israel lalu blokade bantuan selama tujuh pekan.
UNRWA menekankan perlunya gencatan senjata lebih lanjut awal, pembebasan semua sandera, dan juga aliran bantuan kemanusiaan dan juga pasokan komersial yang mana tak terbatas ke Gaza.
Israel memblokir masuknya semua bantuan kemanusiaan ke Daerah Gaza sejak 2 Maret. tanah Israel kemudian mengakhiri gencatan senjata selama dua bulan dengan organisasi Hamas pada 18 Maret kemudian kembali melancarkan berubah-ubah serangan udara lalu darat yang mematikan pada area kantong tersebut.
Serangan-serangan baru negara Israel sejauh ini mengakibatkan 1.827 warga Palestina tewas dan juga 4.828 pendatang lainnya terluka, menurut otoritas kesejahteraan Kawasan Gaza pada Minggu.
Otoritas itu juga menyebutkan bahwa jumlah agregat orang yang terdampar tewas pada tempat kantong yang disebutkan sejak konflik dimulai pada Oktober 2023 bertambah berubah menjadi 51.201 orang, dan juga orang yang terdampar luka mencapai 116.869 orang.
Artikel ini disadur dari UNRWA: 69% wilayah Gaza berada di bawah perintah pengungsian Israel






