Pagelaran Ketoprak Kisah Heroik Retno Kencana, Simbol Perlawanan Ratu Melawan Portugis Abad ke-16

JAKARTA – Ketoprak Retno Kencana hadir dengan kisah heroik Ratu Kalinyamat yang dimaksud penuh instruksi moral yang dimaksud dikemas melalui seni pertunjukan tradisional, yang tersebut sarat filosofi hidup juga sejarah.
Retno Kencana atau yang juga dikenal sebagai Ratu Kalinyamat ini merupakan perempuan pemberani yang baru semata menerima peringkat Pahlawan Nasional. Kisahnya menjadi simbol keberanian pada melawan penjajah Portugis di area abad ke-16.
Pagelaran ini menjadi platform digital bagi seniman panggung untuk berkarya dan juga memberikan apresiasi terhadap seni tradisional yang mana perlu diperkenalkan terhadap generasi muda.
Berawal dari inisiatif Tuti Roosdiono, Ketua Kebaya Foundation terhadap Aylawati Sarwono dari Laskar Indonesia Pusaka, lalu didukung Jaya Suprana School of Performing Arts, pagelaran di area TIM ini dimeriahkan para tokoh.
Sutradara Teguh Kenthus Ampiranto ini melibatkan Ahok serta istri Anggota DPR RI Bambang Soesatyo, juga para tokoh, seperti mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Yudo Margono dan juga putri mendiang Gus Dur, Inayah Wahid.
“Hasil pelanggan tiket pagelaran ini sepenuhnya didonasikan untuk Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala, sebuah lembaga yang tersebut melayani penyandang tunaganda netra,” kata Teguh.
Yudo Margono berharap pagelaran itu bisa saja lebih besar mengenalkan sosok Ratu Kalimanyat yang pada 10 November 2023 yang tersebut resmi diberi peringkat pahlawan oleh pemerintah.
“Sebagai negara maritim, kita harus bangga punya pahlawan wanita Ratu Kalimanyat yang tersebut begitu hebatnya merancang kekuatan laut melawan penjajahan Portugis. Apalagi saya pada di tempat ini berperan sebagai penasihat Ratu Kalimanyat, seseperti peran saya kemarin di area TNI. Jadi semakin semangat,” kata Yudo.






