7 Efek Bahaya Menahan Bersin, Termasuk Gendang Telinga Pecah

Daftar Isi
- 1. Gendang telinga pecah
- 2. Infeksi telinga berada dalam
- 3. Rusaknya pembuluh darah di dalam mata, hidung, atau gendang telinga
- 4. Cidera diafragma
- 5. Kecelakaan otak
- 6. Kerusakan tenggorokan
- 7. Tulang rusuk yang mana patah
Jakarta – Menahan bersin ternyata bukan disarankan. Sebab, kebiasaan ini dapat memberi dampak yang buruk bagi kesehatan.
Salah satu dampak yang harus diwaspadai adalah meletusnya gendang telinga akibat menahan tekanan.
Bahaya menahan bersin
Bersin adalah aktivitas yang kuat akibat dapat mengeluarkan tetesan lendir dari hidung Anda dengan kecepatan hingga 100 mil atau sekitar 160 km per jam.
Mengapa bersin begitu kuat? Saat Anda bersin, tubuh memunculkan tekanan pada sistem pernapasan, salah satunya sinus, rongga hidung, dan juga tenggorokan ke paru-paru Anda.
Dalam sebuah studi tahun 2016, para ilmuwan mengukur tingkat tekanan sebesar 1 pound-force per square inch (1 psi) di tenggorokan seseorang wanita yang dimaksud sedang bersin. Ketika seseorang menghembuskan napas dengan keras ketika melakukan aktivitas berat, ia memiliki tekanan tenggorokan yang berjauhan tambahan kecil, hanya saja sekitar 0,03 psi.
Menahan bersin akan meningkatkan tekanan dalam pada sistem pernapasan hingga 5 hingga 24 kali lebih besar tinggi daripada tekanan yang disebabkan oleh bersin itu sendiri. Para ahli mengatakan, menahan tekanan tambahan pada pada tubuh Anda dapat menyebabkan prospek cedera, yang dimaksud mampu berakibat serius.
Potensi cedera akibat menahan bersin:
1. Gendang telinga pecah
Saat menahan tekanan tinggi yang tersebut terbentuk di sistem pernapasan sebelum bersin, Anda mengirimkan udara ke telinga. Lingkungan bertekanan ini mengalir ke sebuah tabung di dalam tiap-tiap telinga yang tersebut menghubungkan ke telinga berada dalam dan juga gendang telinga, yang disebut saluran eustachius.
Para ahli menyatakan tekanan yang disebutkan kemungkinan besar semata menyebabkan gendang telinga (atau bahkan kedua gendang telinga) pecah juga menyebabkan hilangnya pendengaran. Kebanyakan gendang telinga yang pecah sembuh tanpa terapi di beberapa minggu, meskipun pada beberapa tindakan hukum diperlukan pembedahan.
2. Infeksi telinga tengah
Bersin membantu membersihkan hidung, termasuk bakteri. Secara hipotesis, pengalihan udara kembali ke telinga dari saluran hidung dapat menyebabkan bakteri atau lendir yang dimaksud terinfeksi ke telinga tengah, sehingga menyebabkan infeksi.
Infeksi ini seringkali sangat menyakitkan. Kadang-kadang infeksi telinga berada dalam dapat sembuh tanpa pengobatan, namun pada tindakan hukum lain diperlukan antibiotik.
3. Rusaknya pembuluh darah dalam mata, hidung, atau gendang telinga
Para ahli mengatakan, walau jarang terjadi, pembuluh darah dalam mata, hidung, atau gendang telinga mungkin saja rusak pada waktu menahan bersin. Meningkatnya tekanan akibat tertahannya bersin dapat menyebabkan pembuluh darah dalam saluran hidung terjepit lalu pecah.
Cedera seperti itu biasanya menyebabkan kehancuran dangkal pada penampilan Anda, seperti kemerahan pada mata atau hidung.
4. Luka diafragma
Diafragma adalah bagian otot dada pada menghadapi perut Anda. Meskipun cedera ini jarang terjadi, dokter telah lama mengamati tindakan hukum udara bertekanan terperangkap di diafragma, sehingga menyebabkan paru-paru berubah menjadi rusak pada pendatang yang mana mencoba menahan bersin.
Ini adalah cedera yang tersebut mengancam jiwa yang tersebut memerlukan rawat inap segera. Dalam perkara yang dimaksud lebih lanjut umum, Anda kemungkinan besar merasakan nyeri di dada pasca menahan bersin sebab tekanan udara ekstra.
5. Kecelakaan otak
Menurut para ahli, tekanan akibat menahan bersin memiliki kemungkinan menyebabkan terjadinya aneurisma otak. Hal ini adalah cedera yang mana mengancam jiwa yang tersebut dapat menyebabkan pendarahan pada tengkorak di dalam sekitar otak.
6. Kerusakan tenggorokan
Dokter menemukan setidaknya satu tindakan hukum seseorang yang memecahkan bagian belakang tenggorokannya oleh sebab itu menahan bersin. Pria berusia 34 tahun yang digunakan mengalami cedera ini dilaporkan mengalami rasa sakit yang mana luar biasa, lalu ia hampir tiada dapat berbicara atau menelan.
Ia mengaku merasakan sensasi letupan dalam lehernya yang mulai membengkak, setelahnya ia berupaya menahan bersin dengan menyembunyikan mulut serta mencubit hidung secara bersamaan. Ini adalah adalah cedera penting yang digunakan membutuhkan perhatian medis segera.
7. Tulang rusuk yang dimaksud patah
Seringkali pemukim dewasa yang tambahan tua mengalami patah tulang rusuk akibat bersin. Tetapi menahan bersin juga dapat menyebabkan tulang rusuk patah, sebab menyebabkan udara bertekanan tinggi dipaksa masuk ke paru-paru Anda dengan sejumlah tenaga.
Artikel ini disadur dari 7 Efek Bahaya Menahan Bersin, Termasuk Gendang Telinga Pecah






